Laung Rakyat
Laung Rakyat

Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp. 1 juta untuk 8,8 juta pekerja adalah program baru Jokowi.

Memburuknya situasi geopolitik global akibat konflik Rusia dan Ukraina memperburuk tekanan inflasi dan menyebabkan melonjaknya harga komoditas global, khususnya minyak dan pangan, yang berdampak pada perekonomian negara.

Menghadapi hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan inisiatif perlindungan masyarakat selain mengimbau mereka untuk mencermati perubahan harga komoditas global.

Usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/5/2020), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengeluarkan pernyataan pers bersama. 04/2022). “Indonesia memiliki dua efek: satu terkait dengan pendapatan ekspor yang pasti akan meningkat, tetapi ada juga transmisi (dampak) di dalam negeri yang tidak dapat dikomunikasikan sepenuhnya kepada masyarakat umum.

Untuk syarat dan cara mendapatkan BSU 2022 Klik Tombol Dibawah INI

CARA MENDAPATKAN BSU 2022

Akibatnya, Presiden menuntut perlindungan sosial ditingkatkan itu dibenarkan” Menko Perekonomian menyatakan sebagai berikut.

Ada tiga pilihan. Presiden Jokowi sebelumnya telah mengumumkan kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng yang disalurkan kepada 20,5 juta orang dalam daftar tunggu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), serta 2,5 juta PKL. jual gorengan.

Bantuan tersebut selama tiga bulan dan dibayarkan di muka pada bulan April sebesar Rp. 100.000 setiap bulan. Pemerintah juga terus menyalurkan bantuan PKH, kartu sembako, dan BLT desa.

“Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk (pekerja) berpenghasilan di bawah Rp 3,5 juta, inisiatif baru yang diarahkan oleh Presiden. Jumlahnya Rp 1 juta setiap penerima, dengan target 8,8 juta pekerja dan anggaran Rp 8,8 triliun. permintaan” tegas Airlangga.

Selain itu, bagi usaha mikro non penerima yang merupakan pengguna bantuan tunai bagi Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan akan mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp. 600 ribu per penerima manfaat (BT-PKLWN). “Jumlahnya Rp 600 ribu per penerima, nanti diatur. Targetnya 12 juta (penerima), sama dengan PKLWP” ujarnya

Untuk syarat dan cara mendapatkan BSU 2022 Klik Tombol Dibawah INI

CARA MENDAPATKAN BSU 2022

Buka   Aplikasi Penghasil Uang 2021 Tanpa Modal Pembayaran tanpa ribet

Lebih lanjut Kepala Negara meminta agar tingkatan yang sesuai memperhatikan kenaikan harga pupuk, baik pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi, di dalam SKP. Memprioritaskan penggunaan pupuk pada komoditas unggulan seperti padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabai, tebu rakyat, dan kakao.

“Pupuk bersubsidi seperti Urea dan NPK juga sudah mulai dibatasi. Kita sadari Urea sekarang harganya sekitar $1.000. (Amerika Serikat). Indonesia mengimpor potash dan KCL, salah satunya juga dari Ukraina” Menko PMK Bidang Perekonomian menyatakan sebagai berikut.

Presiden juga menyoroti, menurut Airlangga, subsidi pupuk pemerintah sebenarnya dirancang untuk mendorong kecukupan pasokan pangan. “Subsidi pupuk, menurut Presiden, akan tepat sasaran.

Petani bisa memperoleh pupuk sehingga harga pupuk tidak menyebabkan kelangkaan, dan pada akhirnya tidak mendorong ketersediaan pangan yang aman,” jelasnya. .

Leave a Reply

Your email address will not be published.